Bank NTB Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah dan Inklusi Keuangan di Kota Bima

Kota Bima menjadi saksi bisu dari upaya yang gigih dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan syariah. PT Bank NTB Syariah, dalam kolaborasi yang kuat dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Barat, meluncurkan program sosialisasi yang bertujuan untuk mendidik masyarakat dan calon nasabah mengenai keuangan syariah. Kegiatan ini tidak hanya sekadar informasi, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk memperkuat inklusi keuangan di daerah ini.
Komitmen Terhadap Edukasi Keuangan Syariah
Pada acara yang berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, hadir berbagai pemangku kepentingan, termasuk Manager Consumer Protection and Literacy Bank NTB Syariah, Muh. Nur Rahmat, A. Ir., S.E., dan perwakilan dari Kantor OJK Provinsi NTB, Yan Anjas Pratama. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Bima, Kepala Bappeda, serta kepala dinas terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara lembaga keuangan dan pemerintah setempat dalam meningkatkan literasi keuangan syariah.
Pentingnya Kolaborasi untuk Inklusi Keuangan
Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi yang terjalin antara TPKAD, PT Bank NTB Syariah, dan OJK. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya strategis dalam memperluas akses layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pengetahuan yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan yang sehat.
Peran Literasi Keuangan dalam Pembangunan Ekonomi
Peningkatan literasi keuangan sangat vital dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada penguatan sektor ekonomi masyarakat, tetapi juga membantu pelaku usaha untuk berkembang secara berkelanjutan. Wali Kota Bima menekankan bahwa pengetahuan yang baik dalam hal keuangan dapat mendorong produktivitas dan kemandirian ekonomi.
Manfaat Literasi Keuangan Syariah
Manager Consumer Protection and Literacy Bank NTB Syariah, Muh. Nur Rahmat, A. Ir., S.E., menjelaskan bahwa literasi keuangan syariah mencakup lebih dari sekadar pemahaman tentang produk dan layanan perbankan. Ini juga berkaitan dengan kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan secara bijak. Dengan demikian, literasi keuangan syariah berfungsi sebagai pondasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk keuangan syariah.
- Memfasilitasi pengelolaan keuangan yang lebih baik.
- Mendorong pertumbuhan usaha yang produktif.
- Memperluas akses ke layanan keuangan yang aman.
- Mendukung prinsip-prinsip syariah dalam setiap transaksi keuangan.
Strategi Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Dalam konteks ini, peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi salah satu langkah strategis yang harus ditempuh untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, Bank NTB Syariah berkomitmen untuk membawa perubahan positif dalam ekonomi lokal.
Kerjasama dengan Pemangku Kepentingan
Bank NTB Syariah meyakini bahwa kerjasama dengan berbagai pihak adalah kunci untuk membangun ekosistem keuangan syariah yang lebih inklusif. Dengan sinergi ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga membangun kepercayaan diri untuk memanfaatkan layanan keuangan formal dalam mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari mereka.
Komitmen Berkelanjutan dalam Edukasi Keuangan
Ke depan, Bank NTB Syariah berencana untuk terus memperluas program literasi dan edukasi keuangan syariah. Ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menyediakan pelayanan yang memberikan “Berkah Bermakna” bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi perekonomian lokal.
Melalui upaya ini, Bank NTB Syariah tidak hanya berfokus pada peningkatan angka literasi keuangan syariah, tetapi juga pada kualitas pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah. Dengan demikian, mereka dapat meraih manfaat yang lebih besar dari produk dan layanan yang ditawarkan.
Menuju Masa Depan yang Lebih Inklusif
Inisiatif ini diharapkan menjadi cikal bakal bagi terciptanya masyarakat yang lebih melek finansial, yang mampu mengambil keputusan yang bijak dalam pengelolaan keuangan. Dengan adanya literasi keuangan syariah yang baik, masyarakat dapat berpartisipasi lebih aktif dalam perekonomian, memperkuat basis ekonomi lokal, dan membangun masa depan yang lebih cerah.
Dengan kerja keras dan komitmen semua pihak, Kota Bima dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal literasi dan inklusi keuangan syariah. Masyarakat yang teredukasi dengan baik akan mampu memanfaatkan peluang yang ada, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.




