Kaltim Kirim 569 Delegasi ke PENAS XVII untuk Inovasi Pertanian Dukung IKN

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah strategis dengan memberangkatkan 569 delegasi untuk berpartisipasi dalam Pekan Nasional (PENAS) XVII yang akan diselenggarakan di Gorontalo pada tanggal 20 hingga 25 Juni 2026. Keikutsertaan ini tidak hanya sekadar sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga merupakan kesempatan penting untuk mengadopsi inovasi dan teknologi yang relevan bagi sektor pertanian dan perikanan di daerah.
Pelepasan Kontingen Kaltim
Pelepasan kontingen dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu, yang berlokasi di Kantor Gubernur Kaltim, pada hari Senin, 15 Juni 2026. Dalam acara tersebut, Sri Wahyuni menekankan pentingnya partisipasi Kaltim dalam PENAS sebagai cara untuk memperkuat jaringan dan keterampilan petani serta nelayan.
Pentingnya Keikutsertaan dalam PENAS
Keikutsertaan Kaltim dalam PENAS XVII bukan hanya sekadar menghadiri acara, tetapi juga untuk menyerap beragam inovasi yang dapat diterapkan di daerah. Mengingat Kaltim berperan sebagai penyangga pangan bagi Ibu Kota Nusantara (IKN), hal ini menjadi sangat krusial. Melalui PENAS, peserta dapat memperluas wawasan mereka dalam bidang pertanian dan perikanan, sehingga dapat berkontribusi secara maksimal terhadap kebutuhan pangan nasional.
Manfaat PENAS bagi Sektor Pertanian dan Perikanan
Sri Wahyuni juga menegaskan bahwa PENAS merupakan platform yang mendukung peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan adopsi teknologi baru. Dalam konteks ini, terdapat beberapa manfaat yang diharapkan dari keikutsertaan dalam PENAS, antara lain:
- Meningkatkan pengetahuan tentang praktik pertanian dan perikanan yang lebih efisien.
- Memperluas jejaring kerja sama dengan pelaku usaha lain di sektor pertanian dan perikanan.
- Mendapatkan informasi terkini tentang teknologi dan inovasi di bidang agribisnis.
- Memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Kaltim.
- Menjadi duta daerah yang mempromosikan citra positif Kaltim di tingkat nasional.
Persiapan dan Harapan Kontingen Kaltim
Dalam persiapan menuju PENAS, Sri Wahyuni berharap semua peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat kompetensi mereka. Ia juga mengingatkan agar semua kontingen menjaga kesehatan dan disiplin selama mengikuti kegiatan. Kedisiplinan dan kesehatan menjadi kunci untuk memastikan bahwa mereka dapat mengikuti semua agenda dengan baik.
Komposisi Kontingen Kaltim
Ketua Kontingen Kaltim, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Fahmi Himawan, menjelaskan bahwa kontingen terdiri dari berbagai elemen. Total 569 orang delegasi terdiri dari 283 petani dan nelayan sebagai peserta utama, 145 pendamping, 112 peninjau, dan 29 peserta yang berpartisipasi secara mandiri.
Agenda Strategis selama PENAS XVII
Selama pelaksanaan PENAS XVII, para peserta akan terlibat dalam berbagai agenda strategis yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas mereka. Beberapa agenda tersebut meliputi:
- Temu wicara dengan pejabat pusat terkait kebijakan pertanian dan perikanan.
- Forum kepemimpinan untuk membahas tantangan dan peluang di sektor pertanian.
- Penguatan kemitraan usaha untuk menciptakan sinergi antara petani dan pelaku usaha.
- Pengembangan jaringan informasi agribisnis yang dapat dimanfaatkan oleh semua peserta.
- Lokakarya teknologi produksi yang berfokus pada inovasi terkini.
Kegiatan Pendukung dalam PENAS XVII
Selain agenda utama, delegasi dari Kaltim juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung. Ini termasuk lokakarya teknologi produksi, studi banding ke lokasi-lokasi pertanian dan perikanan yang sukses, serta pameran produk unggulan daerah. Kegiatan seni budaya dan perlombaan terkait sektor pertanian dan perikanan juga akan memberikan warna tersendiri dalam acara tersebut.
Pusat Acara PENAS XVII
PENAS XVII Petani Nelayan 2026 akan dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) David Tony, yang terletak di Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Lokasi ini dipilih agar dapat mendukung kelancaran semua rangkaian kegiatan yang direncanakan.
Harapan Pemprov Kaltim
Melalui partisipasi ratusan petani dan nelayan dalam PENAS XVII, Pemerintah Provinsi Kaltim berharap agar berbagai inovasi dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini diharapkan dapat membantu mendukung kebutuhan pangan IKN di masa depan, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang tengah digalakkan.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kaltim berkomitmen untuk berkontribusi dalam menciptakan sistem pertanian dan perikanan yang lebih baik. Melalui PENAS XVII, diharapkan semua peserta mampu membawa pulang pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Kalimantan Timur.