Program Bobby Nasution Berdampak di Nias, Layanan RS Tafaeri Meningkat Signifikan

— Paragraf 2 —
MEDAN | Media24jam.com – Program peningkatan layanan kesehatan yang diinisiasi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, mulai menunjukkan dampak nyata di Kepulauan Nias. Salah satunya terlihat dari meningkatnya kualitas layanan di Rumah Sakit (RS) Tafaeri, Kabupaten Nias Utara, seiring terpenuhinya tenaga dokter spesialis dan penguatan fasilitas pendukung.
— Paragraf 3 —
Sejak awal Maret 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) menjalankan program pengabdian dokter spesialis di RS Tafaeri. Dalam program tersebut, sejumlah dokter spesialis ditempatkan, meliputi bidang penyakit dalam, anestesi, obstetri dan ginekologi, hingga patologi klinik.
— Paragraf 4 —
Hasilnya, jumlah kunjungan pasien di RS Tafaeri meningkat drastis. Jika sebelumnya hanya berkisar 30 hingga 40 pasien per bulan, kini melonjak lebih dari 1.000 persen dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
— Paragraf 5 —
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengatakan peningkatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah, termasuk daerah kepulauan.
— Paragraf 6 —
“Program ini bertujuan memastikan masyarakat di Kepulauan Nias mendapatkan akses layanan kesehatan yang setara dengan daerah lain di Sumatera Utara,” ujarnya saat menerima audiensi jajaran Universitas Sumatera Utara (USU) dan RS USU di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (10/4/2026).
— Paragraf 7 —
Selain penempatan dokter spesialis, Pemprov Sumut juga memberikan beasiswa kepada putra daerah Nias untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Saat ini, terdapat tujuh peserta yang tengah menjalani pendidikan di USU dan diproyeksikan untuk mengisi kebutuhan dokter spesialis di wilayah asalnya.
— Paragraf 8 —
“Kami berharap mereka memiliki komitmen untuk kembali dan mengabdi di daerah, sehingga kekurangan tenaga medis di Nias dapat teratasi secara berkelanjutan,” kata Surya.
— Paragraf 9 —
Direktur Utama RS USU, dr Inke Nadia Diniyati Lubis, menyebutkan bahwa secara fasilitas, RS Tafaeri sebenarnya telah memadai. Namun selama ini, keterbatasan tenaga dokter spesialis menjadi kendala utama dalam optimalisasi layanan.
— Paragraf 10 —
“Fasilitas seperti ruang operasi bahkan sangat baik, tidak kalah dengan rumah sakit di Medan. Dengan adanya dokter spesialis, kepercayaan masyarakat meningkat dan jumlah pasien pun bertambah signifikan,” jelasnya.
— Paragraf 11 —
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi solusi jangka panjang dalam pemerataan layanan kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.(ril).
