Jasa Marga Catat 5.400 Kendaraan Lewati Jalur Fungsional Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen dalam Dua Hari Arus Mudik

Dalam dua hari pertama operasionalnya, jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen mencatat sebanyak 5.496 kendaraan yang melintasi jalur tersebut. Kinerja ini mencerminkan kepercayaan dan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan jalur fungsional ini sebagai alternatif perjalanan saat musim mudik Lebaran 2026.
Jasa Marga Siap Sambut Arus Mudik
Rivan A. Purwantono, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menegaskan kesiapan jalur fungsional segmen Ambarawa-Bawen dalam melayani pengguna jalan selama periode Lebaran tahun ini. Kesiapan tersebut meliputi aspek konstruksi, layanan operasional, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Kepercayaan masyarakat ditunjukkan dengan jumlah kendaraan yang melewati jalur ini pada dua hari pertama operasional.
Optimalisasi Jalur Fungsional
Rivan menjelaskan bahwa dalam dua hari pertama operasional, jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta-Bawen mencatat 5.496 kendaraan melintas. Pada hari pertama, tercatat 2.232 kendaraan, dan pada hari kedua meningkat menjadi 3.264 kendaraan. Jalur fungsional ini bertujuan untuk membantu distribusi arus kendaraan dan mengurangi potensi kemacetan, khususnya di kawasan Simpang Bawen yang kerap kali menjadi titik kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran.
Operasional Jalur Fungsional
Jalur fungsional ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan skema satu arah, sesuai dengan periode arus mudik dan balik. Dalam periode arus mudik, jalur ini berfungsi satu arah dari Bawen menuju Ambarawa, sedangkan pada periode arus balik, jalur akan berfungsi satu arah dari Ambarawa menuju Bawen.
Batasan Penggunaan Jalur Fungsional
Jalur fungsional ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan Golongan I (non-bus) dengan batas kecepatan maksimum 40 km/jam. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan para pengguna jalan. Operasional jalur ini juga akan disesuaikan berdasarkan situasi lalu lintas dan diskresi Kepolisian, khususnya saat terjadi peningkatan volume lalu lintas di kawasan Gerbang Tol Bawen.
Jalur Fungsional sebagai Alternatif Strategis
Menurut Rivan, jalur fungsional ini memiliki peran strategis dalam mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Exit Tol Bawen. Jalur ini sangat membantu pengemudi yang menuju ke wilayah Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan sekitarnya. Dengan adanya jalur alternatif ini, diharapkan dapat membuat distribusi arus kendaraan menjadi lebih efisien dan mengurangi potensi antrean kendaraan di jalur utama, termasuk di kawasan Simpang Terminal Bawen.
Menjamin Keselamatan Pengguna Jalan
Untuk mendukung keselamatan pengguna jalan, berbagai rambu lalu lintas dan perangkat keselamatan jalan telah dipersiapkan di sepanjang jalur ini. Selain itu, juga disiapkan armada layanan operasional, seperti kendaraan patroli keamanan.
Jalur Fungsional Sebagai Alternatif Perjalanan yang Lancar
Jalur fungsional Ambarawa-Bawen terhubung langsung dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa Ruas Semarang-Solo. Hal ini memberikan alternatif perjalanan yang lebih lancar bagi pengguna jalan dari arah Gerbang Tol Bawen menuju wilayah Magelang, Temanggung, dan sekitarnya. Dengan tidak adanya persimpangan atau lampu lalu lintas, perjalanan di jalur ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dan mengurangi hambatan lalu lintas di jalur utama.
Operasional jalur fungsional ini merupakan upaya Jasa Marga dalam memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi masyarakat. Selain itu, jalur ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.




