Polisi Malang Kota Tingkatkan Keamanan dengan Berbaur di Tengah Masyarakat

Pada hari biasa, Alun-Alun Merdeka, Jalan Merdeka, Kota Malang tampak biasa saja. Namun, suasana menjadi berbeda ketika anggota Samapta Polresta Malang Kota muncul di tengah-tengah keramaian. Mereka tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat. Tujuannya? Membuat lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif, khususnya dalam masa libur Lebaran.
Patroli Dialogis: Langkah Baru Polisi Malang Kota Tingkatkan Keamanan
Inilah yang disebut dengan patroli dialogis. Sebuah strategi yang diimplementasikan atas arahan Kombes Pol Putu Kholis Aryana, Kapolresta Malang Kota. Dia menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat adalah kunci, khususnya dalam momentum Operasi Ketupat Semeru 2026.
Tapi, bukan berarti polisi hanya fokus pada pengamanan. Di lapangan, mereka juga didorong untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Tujuannya adalah untuk pencegahan dan penanggulangan sejak dini dalam menjaga stabilitas wilayah.
Strategi Patroli Humanis
Kompol Yoyok Ucuk Suyono, Kasat Samapta Polresta Malang Kota, menekankan pentingnya pola patroli humanis ini. Menurutnya, inilah cara terbaik untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini potensi gangguan keamanan.
“Kami menugaskan anggota untuk meningkatkan patroli kamtibmas dengan lebih komunikatif dan dialogis, serta pendekatan edukatif kepada masyarakat,” ungkap Kompol Yoyok.
Dengan berpatroli sambil berjalan kaki, anggota Samapta aktif menyapa warga, anak-anak, hingga remaja di alun-alun Kota Malang.
Pentingnya Edukasi
Salah satu bentuk edukasi yang diberikan adalah mengimbau agar tidak bermain petasan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, serta mengganggu kenyamanan publik.
“Kehadiran polisi tidak harus selalu standby di satu titik, tetapi aktif bergerak menyapa warga, memberikan imbauan, serta membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan,” jelas Kompol Yoyok.
Lebih lanjut, melalui patroli ini, masyarakat diajak lebih waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas di lokasi keramaian, seperti aksi copet, jambret, maupun tindak kriminal lainnya.
Pendekatan Humanis untuk Membangun Kepercayaan Publik
Pendekatan humanis ini dianggap efektif dalam membangun kepercayaan publik. Selain itu, pendekatan ini juga mampu mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Polisi juga memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kaum ibu, terkait kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu hingga imbauan agar tidak mengenakan perhiasan berlebihan saat beraktivitas di ruang public.
Laporan Gangguan Keamanan
Sebagai bagian dari penguatan pelayanan, Polresta Malang Kota mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap melihat potensi gangguan keamanan. Mereka dapat memanfaatkan layanan cepat Polri 110 atau layanan “Jogo Malang Presisi” di nomor 0811-1272-000.
Kolaborasi Masyarakat dan Aparat
Kolaborasi antara masyarakat dan aparat diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif. Hal ini juga sejalan dengan upaya mendukung kesuksesan Operasi Ketupat Semeru 2026.



